Obati Kembung Kambing Etawa Dengan Pocari Sweet

PROLOG

Sahabatku, siapa diantara kita yang tidak mengenal kambing, tentunya setiap dari kita tahu dan pernah melihat hewan yang satu ini. Selain sering kita jumpai di pedesaan, hewan yang satu ini juga sering “mampir” ke kota disaat idhul adha. Selain itu ternyata kambing pun memiliki keberkahan tersendiri, sebagaima yang di sabdakan oleh Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam,

اتخذوا الغنم فإن فيها بركة

” Peliharalah (manfaatkan) oleh kalian kambing karena di dalamnya terdapat barakah. “ ( HR. Ahmad ).

sheep-453812__180

Bahkan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam menjelaskan, bahwasannya tidaklah setiap Nabi diutus melainkan ia pernah menjadi pengembala kambing

ما بعث اللهُ نبيًّا إلا رعى الغنمَ . فقال أصحابُه : وأنت ؟ فقال : نعم ، كنتُ أرعاها على قراريطَ لأهلِ مك

tidaklah seorang Nabi diutus melainkan ia menggembala kambing“. para sahabat bertanya, “apakah engkau juga?”. Beliau menjawab, iya, dahulu aku menggembala kambing penduduk Mekkah dengan upah beberapa qirath” ( HR. Bukhori ).

KISAH

Selepas sholat Ashar berjama’ah dimasjid, saya berbincang-bincang dengan bapak Adi ( salah satu warga Dusun Bangunrejo yang tinggal di belakan pos KUKERTA kami ), beliau berprofesi sebagai peternak kambing,  ketika itu beliau menuturkan kisahnya sebagai peternak kambing, dan beberapa pengalamannya dalam beternak, saya pun meringkasnya  sebagai berikut ini :

Kambing etawa merupakan salah satu binatang ternak yang dipelihara oleh sebagian masyarakat Dusun Bangunrejo karena kambing tersebut memiliki keistimewaan atau potensi yang tinggi dibandingkan dengan kambing biasa. Selain itu kambing etawa juga dapat menghasilkan susu yang lebih banyak dari kambing biasa.

Para peternak kambing etawa memiliki cara untuk mengawinkan kambing etawa, yaitu dengan cara memisahkan kambing betina dan kambing jantan, jika hendak mengkawinkannya, barulah kambing jantan dan betina disatukan.

Adapun untuk mengetahui kapan akan dimulai proses perkawinan, adalah jika kambing etawa selalu menggerakkan ekornya, jika kambing etawa senantiasa menggerakan ekornya maka akan dilakukan proses penyatuan kandang, antara kambing jantan dengan betina ( dikenal dengan proses ibik ).

kid-1099156__180

Setelah 6 bulan dari proses ibik tersebut maka kambing etawa betina akan melahirkan. Cara membedakan kambing etawa betina dan kambing etawa jantan tidak berbeda jauh dengan kambing biasa, yaitu dilihat dari bentuk badan, tanduk dan jenggotnya.

Pada umumya kambing etawa melahirkan 2 ekor anak pada setiap ia akan melahirkan, yang mana prosesnya 2 kali dalam setahunnya.

Terdapat sesuatu yang unik yang ingin saya sampaikan kepada para pembaca, sebuah cara yang sebenarnya keluar dari proses yang sebagaimana mestinya, yaitu kekreatifan warga Dusun Bangunrejo dalam menanggulangi penyakit atau keracunan yang kadang menimpa kambing etawa.

Penyakit tersebut disebabkan Belalang Anggas (sejenis serangga yang beracun) yang kadang hinggap di makanan  kambing etawa, sehingga mengakibatkan perut kembung. Akan tetapi para peternak kambing etawa memiliki cara yang cukup unik serta sangat ampuh dalam  menanggulangi penyakit tersebut, yaitu hanya dengan memberi minuman Pocari Sweet setengah botol, setelah itu kambing bisa beraktifitas kembali ( aneh bukan ), hehe.

Adapun jika kambing terjangkit penyakit Gudik  (kulit kambing yang luka sehingga menyebabkan kambing tersebut terasa gatal) maka cara pengobatannya adalah dengan disuntik.

Tidak banyak masyarakat yang memiliki hewan ternak. Itupun bagi mereka hanya sebagai penyambung hidup dan sebagai sampingan saja, bukan mata pencaharian utama. Penduduk yang memiliki hewan ternak terutama kambing, rata-rata memiliki 8-15 ekor kambing.  Mereka belum mampu untuk memiliki lebih dari 15 ekor kambing, hal tersebut dikarenakan terlalu sibuk dan sulitnya mereka dalam mencari makanan bagi hewan ternak mereka, yang mana mereka mengambil rerumputan atau makanannya dari alam.

Kegiatan mereka dalam beternak hanya berfokus dalam pembibitan dari 5-12 bulan. Adapun harga kambing etawa yang berumur dari 5-12 bulan bisa mencapai Rp 900.000, sampai Rp 1.150.000,-. Sedangkan untuk harga kambing biasa yang berumur 5-12 bulan sekitar Rp 500.000 sampai Rp 700.000, itupun sudah maksimal tutur Bapak Adi.

Hikmah yang bisa kita ambil dari kisah ini adalah kecerdasan para peternak kambing etawa dalam menanggulangi penyakit kembung, mereka lebih memilih menggunakan pocari sweat yang mudah didapat dan memiliki harga lebih murah dibandingkan dengan menggunakan obat-obat yang biayanya cukup mahal.

7 Comments

  1. abu ahmad Februari 21, 2016
    • Adams Aljawiyu Februari 22, 2016
  2. Khair Februari 23, 2016
    • Adams Aljawiyu Februari 24, 2016
  3. abu ahmad Maret 23, 2016
    • Adams Aljawiyu Maret 23, 2016
  4. mghazali Maret 4, 2017

Leave a Reply