Pengertian Hujan dan Proses Terjadinya Hujan

Pengertian hujan dan proses terjadinya hujan – para sahabat lembah ilmu yang saya hormati kita semua pasti tahu dan sering mendengar tentang apa itu hujan (terutama bagi anda yang tinggal di Indonesia khususnya Purwakarta, Purwokerto, Bogor, dan tempat-tempat lain yang sangat sering terjadi hujan), namun sudahkah kita mengerti tentang hakekat hujan itu sebenarnya?.

Jika anda belum mengetahui apa itu hakekat hujan, maka pada artikel yang singkat ini saya akan memaparkan mengenai pengertian hujan dan proses terjadinya hujan.

Berikut penjelasannya, semoga bermanfaat.

Berikut pengertian hujan yang baiknya anda ketahui

sorotgunungkidul.com


A. Pengertian Hujan


Kita semua pasti sudah sangat kenal dengan yang namanya hujan, biasanya ketika hujan kita suka dengan sesuatu yang hangat-hangat, maka tidaklah heran jika kita melihat banyak orang yang suka meminum teh hangat atau kopi hangat sebagai teman mereka ketika hujan.

Lalu apakah makna hujan itu?

Jika kita berbicara hujan, maka hujan adalah sebuah proses presipitasi, yaitu jatuhnya sejumlah zat cair yang berasal dari atmosfer bumi yang memiliki wujud baik itu cair maupun beku yang turun ke permukaan bumi.

Hujan sangat membutuhkan atmosfer di dalam proses menemukan suhu yang sesuai dengan titik leleh es di dekat dan diatas permukaan Bumi.

Adapun di Bumi, hujan merupakan fenomena kondensasi, yaitu suatu peristiwa perubahan zat atau benda ke dalam zat atau benda yang lain.

Yang mana proses hujan merupakan proses perubahan uap air di atmosfer menjadi butiran-butiran air yang jatuh ke Bumi.

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian hujan.


B. Proses Terjadinya Hujan


Berikut Proses Terjadinya Hujan

yusufmansur.com

Setelah kita mengetahui penjelasan singkat mengenai pengertian hujan, maka pada bab ini kita akan membahas mengenai proses terjadinya hujan.

Secara ringkas, proses terjadinya hujan dapat dibagi menjadi 4 tahapan:

1.Bantuan Panas Matahari

Matahari adalah faktor pembantu terjadinya hujan

en.wikipedia.org

Matahari merupakan faktor penting terciptanya hujan di Bumi, tanpa bantuan panas matahari maka rasanya mustahil akan terjadi proses hujan.

Sinar matahari yang panas memberikan efek kepada air yang ada di sungai, danau, laut dan samudra untuk melakukan penguapan ke udara, selain itu panas matahari juga dapat menimbulkan pengupanan yang terjadi pada manusia, hewan , tumbuhan dan benda-benda lainnya yang memiliki kandungan air.

2. Pemadatan Uap Air oleh Suhu yang Tinggi

Pemadatan Suhu Air

Berikutnya, setelah air yang ada di Bumi naik ke angkasa dengan berubah wujud menjadi uap air, maka suhu yang panas akan mengubah uap air menjadi padat sehingga berubah menjadi embun.Kemudian embun yang semakin banyak berkumpul menjadi titik-titik yang semakin besar dengan dibantu suhu yang panas sehingga akan menjadi gumpalan awan.

Berdasarkan penelitian, pada tahap ini tetes-tetes air memiliki ukuran 5-20 mm yang mana pada ukuran ini tetesan air akan jatuh ke Bumi dengan kecfepatan 0,01- 5 cm/detik sedangkan kecepatan aliran udara ke atas jauh lebih tinggi sehingga tetes aior yang terbentuk tidak akan jatuh ke Bumi.

3. Bantuan Angin 

Proses Terjadinya Hujan Bantuan Angin

Setelah terjadinya titik-titik awan di langit dan membentuk awan-awan kecil, maka angin yang ada di udara membawa awan-awan kecil untuk saling bertabrakan dan bersatu membentuk kumpulan awan besar, setelah awan berubah menjadi besar, maka awan akan bergerak naik lagi sampai ke titik suhu yang lebih rendah, sampai akhirnya awan akan berubah menjadi kelabu.

4. Turunlah Hujan 

Proses Turunnya Hujan

Setelah awan kecil bersatu dan membentuk awan yang besar, semakin lama warna awan akan semakin kelabu diakibatkan oleh banyaknya kandungan air yang dimilikinya, setelah kumpulan air semakin besar dan tidak terbendung lagi karena beratnya, maka butiran air akan jatuh ke Bumi sehingga disebut degan fenomena hujan.Secara singkat penjelasan proses terjadinya hujan dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Panas matahari menyebabkan penguapan air di muka Bumi.
  • Terbentuklah awan dari uap-uap air yang naik dari Bumi.
  • Angin membawa awan-awan kecil saling bertemu dan berkumpul menjadi awan besar.
  • Angin menjadi semakin kelabu karena semakin banyaknya kandungan air, sehingga turunlah air ke Bumi sebagai air hujan.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian hujan dan proses terjadinya hujan, semoga bermanfaat.

Jika anda menyukai tanaman hidroponik, maka anda bisa membaca lebih jelas di jual nutrisi hidroponik.

7 Comments

  1. Nasirullah Sitam April 18, 2016
    • Adams Aljawiyu April 18, 2016
  2. yadibarus April 18, 2016
    • Adams Aljawiyu April 18, 2016
  3. ophi ziadah April 21, 2016
    • Adams Aljawiyu April 27, 2016
  4. caralia lathif Mei 25, 2016

Leave a Reply