Pengertian, Susunan, Sifat, Lapisan, dan Manfaat Atmosfer Bumi

Pengertian, Susunan, Sifat, Lapisan dan Manfaat Atmosfer– Atmosfer merupakan sebuah pelindung yang sangat bermanfaat bagi kehidupan di muka Bumi, bukan hanya sebagai pelindung manusia, namun  juga sangat berguna bagi kelangsungan hidup hewan dan tumbuhan.

Oleh karena atmosfer inilah makhluk hidup tetap bisa melangsungkan kehidupannya di Bumi yang tidak bisa mereka lakukan selain di Planet selainnya.

Oleh karena itu, pada artikel yang singkat ini, saya akan menjelaskan secara singkat mengenai pengertian, susunan, sifat, lapisan dan manfaat atmosfer bagi kehidupan manusia.

Selamat membaca semoga bermanfaat.

www.pertinitravelalatri.it

www.pertinitravelalatri.it


A. Pengertian Atmosfer


Berikut saya akan menjelaskan pengertian atmosfer berdasarkan asal kata dan istilahnya.

1. Pengertian dari Asal Kata

Atmosfer berasal dari bahasa Yunani “Atmos” yang artinya uap air atau gas.

Dan “Sphaira” yang artinya selimut.

2. Pengertian Atmosfer Berdasarkan Istilah

Atmosfer adalah lapisan uap air atau gas yang menyelimuti sebuah planet, baik itu Bumi atau planet-planet lainnya di Tata Surya.

Di bumi atmosfer terbentang dari ketinggian 0 km sampai dengan 560 km diatas permukaan Bumi.

Setiap planet memiliki ketebalan dan komposisi atmosfer yang berbeda-beda.

Berdasarkan penelitian, atmosfer di Bumi memiliki massa sekitar 59 X 1014 ton, dengan ketebalan hampir 1000 km dari permukaan bumi.


B. Susunan dan Komponen Pembentuk Atmosfer


www.youtube.com

www.youtube.com

Atmosfer yang ada di Bumi terdiri dari berbagai macam gas dan komponen yang menyusunnya, untuk lebih jelasnya silahkan membaca tabel berikut :

Susunan Gas Penyusun Volume dalam %
Nitrogen (N) 78,08
Oksigen (02) 20,95
Argon (Ar) 0,93
Karbondioksida (CO2) 0,034
Neon (Ne) 0,0018
Helium (He) 0,0005
Ozon 0,00006
Hidrogen (H2) 0,00005
Krypton 0,00011
Metana 0,00015
Xenon Sangat kecil

 


C. Sifat Atmosfer


www.androidguys.com

www.androidguys.com

Atmosfer sebagai gas yang menyelimuti bumi memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  1. Merupakan selimut gas tebal yang menutupi bumi dari 0 km sampai 1000 km diatas permukaan Bumi
  2. Atmosfer Bumi tidak memiliki batas mendadak, namun ia akan semakin menipis sesuai dengan ketinggiannya.
  3. Atmosfer tidak memiliki warna, bau, tidak bisa dirasakan, dan tidak dapat diraba.
  4. Mudah bergerak, dapat ditekan, dan dapat berkembang.
  5. Memiliki massa sekitar 56 x 1014 ton dan 99% massanya berada di ketinggian 0 km sampai 30 km.
  6. Mampu memberikan tahanan sehingga mampu memberikan gesekan jika ada benda yang melewatinya.

D. Lapisan Atmosfer


thenuclearhack.com

thenuclearhack.com

Sebagai sebuah lapisan yang menyelubungi Bumi, atmosfer terbagi menjadi 6 lapisan, secara detailnya ada pada penjelasan berikut.

1. Troposfer

Troposfer adalah bagian terbawah dari atmosfer, terletak pada ketinggian 0 sampai 10 km diatas permukan bumi. Troposfer memiliki ketebalan rata-rata sekitar 10 km. Pada daerah khatulistiwa, ketinggian troposfer mencapai 16 km dengan temperatur 80°C.

Untuk daerah kutub ketinggian troposfer mencapai 8 km dengan temperatur 46 C, sedangkan pada dataran sedang lapisan troposfer memiliki ketinggian rata-rata 11 km dengan temperatur 54 C.

Berdasrkan penelitian, menunjukan bahwa setiap kenaikan daratan sebesar 1000 meter maka suhu atmosfer akan turun sekitar 6 C.

Lapisan ini berfungsi melindungi makhluk hidup dari radiasi dan sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh benda-benda langit. Dalam lapisan ini berlangsung hampir semua cuaca dan perubahan suhu mendadak yang biasa kita alami dalam kehidupan sehari-hari.

Lapisan Troposfer terdiri dari 3 lapisan :

* Lapisan planetair dengan ketinggian 0-1 km.

* Lapisan konveksi dengan ketinggian 1-8 Km.

* Lapisan tropopause dengan ketinggian 8-12 km.

2. Stratosfer

Stratosfer adalah lapisan ke dua dalam susunan atmosfer yang melingkupi bumi, lapisan ini terletak pada ketinggian 10 sampai 40 km diatas permukaan bumi. Pada lapisan ini sering terjadi angin yang sangat kencang dengan pola aliran tertentu, di tempat ini pula biasanya pesawat akan menggunakan jalurnya untuk menghindar dari gangguan cuaca.

Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin dengan suhu mencapai -70 F atau -%7 C, sedangkan pada ketinggian sekitar 40 km suhu pada lapisan ini mencapai 18 C.

Pada lapisan ini tidak terjadi perubahan cuaca yang signifikan, sehingga biasa dan aman digunakan sebagai jalur penerbangan bagi pesawat, namun pada lapisan ini terdapat awan jenis cirrus yang sangat berbahaya bagi penerbangan, karena awan ini mampu mematikan mesin –mesin pada pesawat penerbangan.

Lapisan Stratosfer terdiri dari 3 bagian :

* Lapisan isotherm.

* Lapisan panas.

* Lapisan campuran atas.

3. Mesosfer

Mesosfer adalah lapisan ketiga dari atmosfer, lapisan ini terletak pada ketinggian 40 sampai 70 km diatas permukaan bumi. Pada ketinggian 50 km suhu di mesosfer menjadi 0 C, suhu akan menurun seiring bertambahnya ketinggian sampai menjadi -143 C.

Dengan suhu seperti ini maka akan terbentuk lapisan-lapisan es yang merupakan pelindung bumi dari jatuhan meteor dan benda-benda angkasa lainnya. Di dalam lapisan mesosfer terdapat lapisan mesopause yang merupakan lapisan peralihan antara mesosfer dan termosfer.

Sususan gas di mesosfer sedikit lebih sedikit dibandingkan dengan lapisan statosfer. Mesosfer memiliki suatu lapisan ion atau udara yang bermuatan listrik yang biasa dosebut lapisan D yang terletak pada ketinggian 50-70 km di atas permukaan bumi.

Lapisan ozon yang terjadi akibat pengaruh ultra violet dan sinar-X pada oksigen juga terdapat pada lapisan ini.

4. Termosfer

Termosfer merupakan bagian ke 4 dari atmosfer, lapisan ini terletak pada ketinggian antara 70 sampai 400 km di atas permukaan bumi. Lapisan ini dinamakan termosfer karena suhunya yang terbilang cukup tinggi mencapai 1982 C, lapisan ini mengandung ozon dan karbon dioksida.

Pada lapisan ini kepadatan udara yang rendah jika dibandingkan dengan kepadatan udara di bumi. Berdasrkan penelitian, kepadatan termosfer diperkirakan kurang dari seperjuta kepadatan yang ada di permukaan bumi. Akan tetapi, walaupun memiliki tekanan udara yang sangat tipis, udara di atmosfer mampu membakar meteor pada ketinggian 300 km.

5. Ionosfer

Lapisan Ionosfer adalah lapisan yang berada diatas termosfer, lapisan ini berfungsi melindungi Bumi dari serangan meteor dan membakar serta menguraikannya sampai habis. Apabila meteor yang jatuh sangat besar dan Ionosfer tidak sanggup membakar habis, maka meteor akan jatuh ke Bumi dan biasa disebut meteorit.

6. Eksosfer

Eksiosfer adalah lapisan ke 6 atau terluar dari susunan penyusun atmosfer, letaknya terdapat pada ketinggian 400 km sampai membentang ke dalam angkasa dan menyatu dengan atmosfer dan radiasi matahari. Lapisan ini tersusun dari sebagian besar Hidrogen.

Pada lapisan ini terdapat cahaya redup yang disebut zodiakal dan gegenschein, yang merupakan refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik dan bergelantung di dekat bumi. Lapisan eksosfer merupakan lapisan yang paling panas dan molekul udara yang terdapat di dalamnya bisa meninggalkan Bumi sampai dengan jarakl 3.150 km diatas permukaan Bumi.

Lapisan ini sangat berbahaya karena sering terjadi kehancuran meteor dari luar angkasa. Lapisan ini juga disebut ruang antar planet dan geostasioner.


E. Manfaat Atmosfer dalam Kehidupan Makhluk Hidup


www.ask.com

www.ask.com

Atmosfer dalam kehidupan ini memiliki banyak manfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, secara lebih rincinya akan dijelaskan sebagai berikut :

  1. Melindungi Bumi dari serangan benda angkasa seperti meteor, komet dan lain-lainnya.
  2. Memantulkan gelombang radio.
  3. Menjaga temperatur udara di Bumi agar tetap bermanfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup.
  4. Menjaga stabilitas suhu di permukaan Bumi agar tetap stabil di saat siang dan malam hari.
  5. Menjadi sarana proses pembakaran, sehingga kita sebagai manusia bisa menyalakan api, bernafas dan berproses fotosintesis pada tanaman.
  6. Menciptakan adanya cuaca, baik itu berupa hujan, kemarau, salju, semi, dan musim gugur.
  7. Menyerap radiasi dan sinar ultraviolet yang mana kedua hal ini sangat berbahaya bagi makhluk hidup.
  8. Sebagai sumber gas dan uap pembuat air hujan.
  9. Penyedia oksigen dan karbondioksida yang sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup manusia, binatang dan tumbuhan.

Berikut saya akan menjelaskan manfaat atmosfer berdasarkan kandungan zat yang dimilikinya :

  1. Oksigen

Di dalam atmosfer terdapat oksigen yang mana gas ini sangat dibutuhkan makhluk hidup dalam proses mengubah zat makanan menjadi energi hidup, oksigen juga mampu bergabung dengan unsur lain seperti karbondioksida yang mana pada proses ini akan menghasilkan bahan bakar seperti arang, minyak kayu, bensin dan lain sebagainya.

  1. Nitrogen

Di dalam atmosfer terdapat senyawa organik yang sangat penting bagi proses kelangsungan hidup di muka bumi. Nitrogen memang tidak bergabung dengan senyawa lainya, namun dia amat berguna sebagai senyawa yang membantu pertumbuhan tanaman dan proses pembusukan makhluk hidup.

  1. Karbondioksida

Senyawa ini sangat berfungsi sebagai pembantu terjadinya proses fotosintesis pada tanaman.

  1. Neon, Argon, Xenon dan Kripton

Merupakan senyawa mulia yang biasa digunakan sebagai sumber listrik dan bahan bakar lainnya.

  1. Uap Air (H2O)

Merupakan senyawa yang sangat penting sebagai faktor penentu terjadinya cuaca dan iklim.

  1. Ozon O3

Merupakan zat aktif yang berfungsi menyerap sebagian radiasi matahari dan memantulkan lagi sebagiannya.

Demikian penjelasan singkat yang dapat saya uraikan mengenai atmosfer, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Demikianlah artikel penjelasan mengenai pengertian, Susunan, sifat, lapisan dan manfaat dari atmosfer, semoga bermanfaat.

5 Comments

  1. bukanrastaman.com April 12, 2016
    • Adams Aljawiyu April 12, 2016
    • Adams Aljawiyu April 13, 2016
  2. Shudai Ajlani Mei 20, 2016

Leave a Reply