Perbedaan Fungsi Lampu Strobo dan Rotator yang Wajib Diketahui Kalian
0 (0)

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Perbedaan Fungsi Lampu Strobo dan Rotator yang Wajib Diketahui Kalianlembahilmu.com –  Hay sahabat semuah kembali lagi dengan saya admin di sini saya akan membahas mengenai Sebuah Strobo dan rotator yang dipasang di atap mobil punya arti tersendiri. teruntuknya bagi kendaraan spesifik dan penggunaannya tidak boleh sembarangan.

Kedua style lampu ini sengaja dibedakan untuk jadi penanda kendaraan yang punya izin dan hak spesifik. Inilah mengapa kedua type lampu ini tidak boleh digunakan oleh sembarang orang.

Apakah perbedaan strobo dan rotator?

Berikut penjelasannya seperti dikutip dari HSR Wheel:

Lampu Strobo Warna Biru

Pemanfaatan lampu strobo tidak bisa ditunaikan secara sembarang. Pasalnya, pemasangannya sebatas diizinkan untuk kendaraan yang punyai hak spesifik.

Ada lebih dari satu rona yang jadi penanda tiap tiap kendaraan, salah satunya adalah rona lampu strobo biru.

Untuk rona strobo biru ini, biasanya spesifik digunakan kendaraan yang dimiliki oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Mesti dicatat bahwa lampu model ini cuman boleh digunakan pada kendaraan spesifik saja atau bukan untuk rakyat generik.

Lampu Rotator Kuning Tanpa Sirine

Lampu selanjutnya yang hanya digunakan oleh kendaraan tertentu adalah lampu rotator warna kuning.

Umumnya, pemanfaatan lampu kuning digunakan oleh mobil patrol jalan tol, mobil dinas pembersihan, sampai mobil dinas perawatan fasilitas generik.

Tidak semata-mata di situ, lampu rotator kuning ini digunakan sebagai supervisi wahana dan prasarana lalulintas generik. Ada juga faedah lampu rotator kuning lainnya adalah untuk mobil angkutan barang muatan spesifik, dan juga mobil yang melayani jasa derek kendaraan mobil.

Lampu Rotator Merah Dengan Sirine

Disparitas strobo dan rotator pada kendaraan yang kenakan lampu merah dengan sirine biasanya digunakan oleh mobil yang mempunyai tugas berat.

Sebut saja di antaranya ada mobil pemadam kebakaran, mobil Palang Merah Indonesia (Pmi), mobil jenazah, dan juga ambulans.

Tak hanya digunakan pada kendaraan yang punya keperluan secara spesifik, ada juga kendaraan lain yang diperbolehkan untuk mengenakan lampu rotator merah ini. Di antaranya ada mobil pengawalan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan mobil tahanan yang tengah melintas.

Cara pemakaian lampu rotator merah dengan sirine ini tidak bisa ditunaikan secara sembarangan. Lampu dan sirine akan dinyalakan pada sementara bertugas dan bukan disalahgunakan untuk menerobos stagnasi lalu lintas atas dasar pribadi.

Ketetapan ini telah diatur oleh undang-undang sehingga tidak meresahkan pengguna jalan lainnya.

Akhir Kata

Demikian pembahasan  yang bisa admin sampaikan semoga artikel ini bisa bermangfaat, sekian dan terimakasih

About lusi uci

Check Also

Siap Jegal Honda PCX Elektrik, Yamaha Hadirkan Motor Listrik Berteknologi Canggih Dan Baru...

Siap Jegal Honda PCX Elektrik, Yamaha Hadirkan Motor Listrik Berteknologi Canggih Dan Baru…
0 (0)

lembahilmu.com -  Hay sahabat semuah kembali lagi dengan saya admin di sini saya akan membahas mengenai Sebuah Kehadiran Honda PCX Elektrik lebih dari satu selagi itu mengakibatkan lebih dari satu pabrikan motor mulai menyiapkan product penjegalnya. Kali ini, Yamaha bakal hadirkan motor listrik dengan teknologi canggih. Dilansir berasal dari Greatbiker, motor itu bernama Yamaha E01 [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.